Pada Juli 2021, saya pertama kali belajar menjahit di kedai bapak saya. kebetulan bapak saya tukang jahit, yang bernama ahmad surya. bapak saya memiliki pengalaman menjahit saat dia muda sekitar umur 20 tahun. dia merantau ke jakarta untuk mendapatkan pengalaman bermanfaat agar bisa berguna di tempat asalnya. asal bapak saya dari pekanbaru, riau.
Saya (Ridho) sendiri mempunyai niat untuk belajar jahit untuk meneruskan usaha bapak saya sendiri. sebenarnya saya tidak ada niat untuk belajar jahit sedikit pun, tetapi saya pernah diberitahu oleh ibu saya, katanya : bantulah bapakmu di kedai (Tempat Jahit), saat saya masih SMP. pas mendengar hal tersebut saya hanya mengiyakan saja dengan santai dan kakak saya juga memberi saran kepada saya saat SMK, katanya : bantulah apak di kedai.
Tahun ke tahun berlalu hingga saya berumur 22 tahun. saya mulai berfikir sendiri, teringat ucapan ibu dan kakak saya, disitulah saya merenung, keputusan apa yang saya ambil. akhir putusan tersebut saya memutuskan belajar jahit. tujuan saya ingin menepati janji saya waktu SMP tersebut.
Terlebih lagi, bapak saya sudah lanjut usia juga. jika diliat dari raut wajahnya saja, sudah tau lelahnya bekerja dari pagi hingga malam untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Pertama Kali Menggunakan Mesin Jahit
Pengalaman yang tidak bisa diterangkan dengan ucapan, karena saat menjalankan mesin jahit membutuhkan injakan perasaan. tidak sembarangan bisa mengatur alur jalannya mesin jahit saat saya mencobanya. seperti pertama kali orang belajar, tentu saya belum mengetahui kinerja mesin tersebut, seperti memasang benang, menggulung benang dengan mesin, hingga memasukan sekoci kedalam bawah mesin.
Pertama kali saya memasang sekoci, langsung tersangkut dan tidak bisa keluar lagi, haha. saat itu saya panik, untung saja bapak saya bisa mengeluarkannya. bagi kamu yang tidak mengetahui istilah sekoci itu adalah tempat penyimpanan benang di bawah mesin untuk menggabungkan kedua benang bawah dan benang atas menjadi satu rangkaian jahit.
Saat saya menjalankan mesin jahit pun masih kaku, seperti menginjak pedal, menaikan/menurunkan tuas jahit dengan kaki kanan, untuk melancarkannya saya membutuhkan waktu selama 2 bulan setengah kira-kira (saat saya membuat tulisan ini - 12 Sep 2021).
Menjahit Lurus, Membelok Kiri Kanan, Dan Maju Mundur
Hal
yang mendasar adalah bagaimana saya menghasilkan hasil jahitan lurus,
membelok dan maju mundurkan jahitan alias menguatkan jahitan.
Menjahit Bekas Potongan Celana Bawah
Paling banyak pelanggan ingin memendekan celana mereka, maka dari itu saya harus membiasakan menjahit bagian bawah celana tentunya harus rapi. jika kurang rapi kurang memuaskan juga. ada beberapa pelanggan yang cukup teliti melihat hasil jahitan dan saya harus berusaha keras lagi untuk menjahitnya dengan rapi.
Untuk pertama kali, saya menggunakan bekas potongan celana yang tersisa untuk menjadi lahitan untuk saya.
Membuat Kantong Belakang
Hari ke hari, saya menaikan level. kali ini bapak saya mengajarkan membuat kantong belakang. saya senang sekali medengar hal tersebut. karena ilmu baru, untuk membuat celana utuh. untuk pemula tidaklah gampang bagi saya, apalagi saya orangnya mudah pelupa, jadi harus ditunjuki terus.
Coba saja, saya sudah membuat 5 buah kantong (masih di tunjuki bapak) masih aja lupa, kalau disuruh buat sendiri lagi. parah bukan ? untung saja bapak saya orang yang sabar untuk mengajari anaknya. selama ini (12 Sep 2021) mungkin sudah membuat 15 kantong yang saya buat sendiri tanpa ditunjukan lagi. jadi saya membutuhkan praktek banyak untuk menghafal jalan pembuatan kantong belakang.
Membuat Celana Panjang
Beberapa bulan belakang ini (30 Sep 2021) saya mulai lancar menyambung bahan-bahan tanpa di beritau oleh bapak saya. tetapi masih saja kurang rapi, perlu kebiasaan dan jam terbang diperbanyak lagi untuk memperoleh karya yang maksimal dan memuaskan pelanggan.
Demikianlah, cerita singkat pengalaman saya untuk
belajar jahit dari nol, dari yang tidak bisa menjadi bisa. lain waktu,
saya akan membuat cerita pribadi saya tentang menjahit. terima kasih
sudah membaca.

Komentar
Posting Komentar