Tanggal 29 Agustus 2024 saya melaksanakan wisuda di Universitas Sains Teknologi Indonesia yang dulunya bernama STMIK Amik Riau. Tahun 2017 saya masuk lulus tahun 2024. Saya belum bisa terbayang dahulunya saya bisa menjadi wisudawan. Duduk, saya berpikir lulus perguruan tinggi sama dengan kelulusan SMK. Per semester terus berjalan hingga menyadari lingkungan kuliah harus menjadi mandiri dalam ikutserta mencari nilai yang baik. Disisi lain saya awal semester masih menjadi seorang pemalas. Berbagai macam permasalahan yang dihadapi hingga masalah mental cukup menguras daya pikir sehingga mendapatkan pengalaman yang belum pernah yakni penelitian dan menyusun skripsi. Di dalam benak saya tidak ingin mengikuti acara wisuda, karena jenuh dengan seremonial formal yang dilaksanakan. Tetapi orang tua saya yakni bapak memerintah saya mengikuti acara tersebut dalam benaknya sebagai kenangan bersama anaknya. Dari pada membuat dia menggerutu alangkah baiknya mengikuti perintah. Ac...
Pada tahun awal 2018, lebih tepatnya di bulan januari, saat itu saya duduk dibangku kuliah semester 1 naik ke semester 2. saya memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaan saya kepada seorang yang saya suka alias cinta. saya tidak tahu kenapa saya bisa berani mengatakan hal yang sensitif tersebut kepada lawan jenis saya, tentu saja itu ada sebabnya saya berani mengutarakan perasaan saya dengan melalui pengungkapan. sebabnya adalah ada seorang teman dekat saya saat itu yang mengajak taruhan untuk mengungkapkan perasaan kita bersama kepada orang yang kita sukai di dalam kelas. Hanya sebuah permainan supaya mendapatkan hiburan semata, malah kita beneran sukai kepada orang tersebut. kalau saya sendiri (penulis) sebenarnya telah menyukai wanita tersebut, sebelum adanya taruhan/permainan yang diadakan oleh teman saya. saya sukai dengan wanita itu, karena sifatnya yang lasak (banyak gerak atau banyak bicara kepada temannya), saya mengingatkan dengan ibu saya yang sudah lama meninggal saat s...