Hanya sebuah permainan supaya mendapatkan hiburan semata, malah kita beneran sukai kepada orang tersebut. kalau saya sendiri (penulis) sebenarnya telah menyukai wanita tersebut, sebelum adanya taruhan/permainan yang diadakan oleh teman saya. saya sukai dengan wanita itu, karena sifatnya yang lasak (banyak gerak atau banyak bicara kepada temannya), saya mengingatkan dengan ibu saya yang sudah lama meninggal saat saya di bangku SMP kelas 3 lalu.
Dibangku kuliah saya merasa semangat untuk masuk, karena saya menemukan orang yang saya sukai, tidak tahu kenapa saya merasakan hal itu. ini bukan cinta pertama saya, ada beberapa orang yang saya suka juga ketika di bangku SD, SMP, dan yang terakhir di kuliah. kenapa di SMK tidak ada ? karena saya masuk jurusan TKJ (Teknik Komputer Jaringan) yang isi kelasnya laki-laki semua. dari beberapa orang yang saya sukai di kehidupan saya, ini pertama kali saya mengungkapkan atau mengatakan empat mata kepada seorang wanita, hal tersebut merupakan kejadian yang tidak bisa saya lupakan dalam pengalaman hidup, sebelumnya saya biasanya hanya memendam perasaan saya ini, seperti pengagum rahasia.
Kuliah saya sangat terbantu oleh teman saya ini untuk berkembang dalam memulai sebuah percakapan, jujur saya orangnya pendiam sekali hingga saat ini, dengan teman saya mendapatkan pengalaman yang luar biasa di hidupku, seperti nongkrong bersama dan masih banyak lainnya. adanya teman saya yang terbilang bucin (budak cinta) saya pun terpengaruh oleh dia. maka dari itu saya memberanikan diri untuk mengatakan suka kepada orang.
Seperti yang sudah saya bilang diatas, ada taruhannya yaitu siapa yang berani mengungkapkan cinta kepada orang yang disukai dan di terima, akan mendapatkan rokok sebungkus. barang taruhannya hanya rokok, karena kami pencandu rokok saat itu. saya dan teman menyetujui taruhan itu dan kami membuat jadwal agar bisa bertemu wanita untuk di ajak pacaran. kalau tidak salah, saya mengungkapkan perasaan pada hari selasa dan teman saya hari rabu/kamis.
Hari Dimana Saya Mengungkapkan Suka
Pada hari selasa saya telah menjadwalkan semuanya didalam pikiran saya. sempat memikirkan apa jawaban oleh wanita itu, diterima atau tidak. saat hari itulah, hari dimana saya merasa berani mengungkapkan perasaan saya secara langsung bertemu dengan dia, saya telah menentukan tempat pertemuannya yaitu di lingkungan kuliah (Pendopo di taman).
Saya juga mempersiapkan kata-kata yang harus keluar dari mulut saya. hal tersebut membuat saya frustasi untuk merangkai kalimat yang bagus agar terdengar baik oleh wanita tersebut.
Sebelum hari masuk hari selasa. saat senin malam, saya telah mengajak janjian kepada wanita itu untuk bertemu dengan alasan ada pembicaraan yang harus kita lakukan berdua. wanita itu menyetujui permintaan saya yaitu pertemuannya hari selasa.
Selasa pagi, sesuai perjanjian pertemuan kita berdua yaitu di pagi hari, sebelum jam matkul masuk, lebih tepatnya jam 07.00 AM (Pagi). saat saya masih dirumah, saya memikirkankan, apakah wanita itu mau bertemu dengan saya dipagi hari ini ? ternyata wanita itu telah menunggu saya melalui aplikasi chatting, tetapi saya batalkan, menjadi waktu pertemuannya saat jam istirahat saja. wanita itu pun membalas pesan saya dengan mengatakan "Gaje" gak jelas. saya pun merasa segan, karena tidak menepati janji, sebenarnya saya sudah ada di tempat pertemuan pada jam yang dijanjikan, tetapi saya ragu dengan si wanita, mungkin dia masih tidur atau ada kegiatan lainnya sebelum berangkat kuliah.
Waktu jam istirahat pun telah tiba, saya mengajak wanita tersebut untuk bertemu di taman kampus, sesuai yang telah saya rencanakan. saya menyuruh dia untuk datang sendiri saja, agar bisa berbicara empat mata, dia pun tidak merasa risih dengan ajakan saya. saya di temani oleh teman saya (satu orang), karena dia yang merencanakan hal semua ini. ketika si wanita itu menghampiri saya pun merasa grogi sekali dengan adanya kehadirannya.
Kemudian kita berdua duduk, untuk membicarakan hal yang ingin saya sampaikan yaitu perasaan yang telah saya pendam dari semester awal, tanpa basa basi saya langsung menanyakan "Apakah kamu punya pacar ?", "Dia menjawab : sudah". disinilh saya merasa canggung dengan jawaban si wanita tersebut. lalu saya langsung mengungkapkan perasaan suka terhadap dia, dengan kata sebagai berikut "Sebenarnya..." hingga percakapan selesai dengan hasil yang kurang memuaskan.
Tidak disangka dia sudah mempunyai seorang pacar, dimana pacarnya itu teman sekalas kami juga. sebelumnya, saya sudah heran dengan mereka berdua, seperti pulang bersama. tetapi teman saya ini, katanya "Coba saja dulu, belum tentu juga bukan mereka!". padahal saya telah percaya diri untuk mengungkapkannya, tetapi mau bagaimana lagi, intinya sudah di coba dan ini adalah hal pertama saya menembak wanita dalam hidup saya.
Setelah Mengungkapkan Perasaan
Seperti yang saya bicarakan diatas, kami berada dikelas yang sama saat semester awal. setelah kejadian itu, saya merasa malu dengan diri saya sendiri dan canggung berada di kelas tersebut. pacarnya pun terus melihat kearah saya, saya jadi segan dengannya. lebih dari itu saya dan pacarnya berteman juga, sehingga perasaan saya campur, bagaimana mengkondisikan hal yang telah terjadi dengan cara tidak mendekati orang yang saya sukai.
Si wanita pun, juga menatap saya seperti merasa bersalah karena telah menolak ajakan saya. arti dari menolak ajakan ini, bukan berarti dia tidak suka, tetapi dia masih bisa menghargai pacarnya yang telah duluan menjadi pasangan dia, (Opini Saya).
Sebenarnya, saya tidak masalah dengan penolakan tersebut. hal itu, pilihan tepat untuk wanita itu. saya sangat menghargai mereka berdua sebagai teman saya. kejadian itu membuat saya belajar bagaimana kisah percintaan yang saya sembunyikan, kemudian diungkapkan. saya sangat merasa lega, karena wanita tersebut sudah mengetahui perasaan saya, jadi beban percintaan yang saya alami telah (Plong).
Akhir Kata
Masih banyak lagi yang ingin saya ceritakan, tetapi jika dilanjutkan tidak akan masuk dengan topik judul. Demikianlah, terima kasih telah membaca tulisan saya. semoga bisa kamu mengambil pelajaran dari kisah percintaan saya.

Komentar
Posting Komentar