Saya mendaftar menjadi anak magang pergi sendiri tanpa mengajak teman-teman, namun saya tidak menduga ada beberapa mahasiswa/i juga magang ditempat itu. Namanya adalah Fithra, Rikko, dan Kak Tiwi.Mereka menjadi pelengkap dalam kegiatan saya suka maupun duka. tetapi, saya dan teman-teman magang bukan berempat saja yang mengikuti program magang di Garuda Cyber Indonesia, ada juga lebih dari 30 siswa dan mahasiswa termasuk kami yang berada diperusahaan tersebut. Berbagai latar belakang saya temui teman-teman baru yang dibawah usia saya mengikuti PKL disekolah mereka. ada yang berasal dari kampus malaysia, smk padang, smk pekanbaru, serta smk luar pekanbaru yang tidak bisa saya sebutkan. Tata bahasa juga menjadi keunikan terhadap masing-masing siswa yang dapat saya pelajari dan tahu bagaimana bersosialisasi berbeda daerah menjadi nilai positif didapatkan.
Garuda Cyber Indonesia membuat peraturan bagi anak magang berupa point pelanggaran. Apabila point pelanggaran lebih dari 15 point akan diteguran dan diberitahu langsung kepada pihak sekolah maupun universitas/perguruan tinggi, sebab anak magang mereka melakukan pelanggaran, batas maksimal pengeluaran magang adalah 20 point.
Kegiatan Setiap Hari
Pertama kali hari magang, saya dan teman-teman STMIK Amik Riau diberikan tugas masing-masing yang diharuskan perhari mencapai target yang telah ditentukan. Hal ini, merupakan pelajaran baru untuk saya agar mengerjakannya tepat waktu serta membagi waktu. Ada beberapa kegiatan yang saya lakukan selama magang di Garuda Cyber Indonesia.
1. Piket pagi dan Sore
Jam masuk Garuda Cyber Indonesia Pekanbaru pukul 08.00 pagi untuk karyawan, anak magang pukul 07.30 pagi. waktu 30 menit ditugaskan bagi anak magang melakukan piket pagi, seperti mencuci piring, meja, sapu, pel, buang sampah, lap meja, lap kaca dan lain-lain. piket dilakukan dari lantai dasar sampai lantai 2. Khususnya piket sore dilakukan pada hari jumat, hal yang sama tugas-tugas diberikan serta tambahan membuang sampah ketempat pemungutan sampah yang berada didekat kantor. Khusus hari jumat sore, kadang anak magang disuruh untuk mencabut rumput di perkarangan kantor.
2. Memposting Iklan Garuda Kasir di Media Sosial
Semua anak magang setiap harinya diwajibkan minimal satu postingan untuk memposting iklan di facebook, whatsapp, dan toko online. Saat setelah ashar, koordinator magang akan memeriksa, siapa yang belum memposting akan diberikan point peringatan.
3. Broadcast Promosi Kampus Melalui Whatsapp
Satu minggu saya masuk magang, tugas barupun muncul, yaitu mempromosikan suatu kampus yang berada di padang agar mendapatkan mahasiswa/i melalui whatsapp. setiap anak magang diberikan nomor whatsapp kurang lebih 150 nomor, ditargetkan perhari promosi yang terkirim sebanyak 100 nomor whatsapp. pertama kali melakukannya sangat membosankan, terkadang berfikir "Buang-buang waktu", namun saya menjadi tahu bagaimana cara promosi yang baik dan benar melalui pengalaman itu. sehingga saya dapat menyimpulkan setiap ada ajaran tahun baru perguruan tinggi/universitas menjalin kerjasama dengan Garuda Cyber Indonesia untuk menggunakan jasa promosi.
4. Membelikan Makanan Karyawan dan Anak Magang
Pukul 8.30 pagi setelah Morning Briefing koordinator magang akan memberikan daftar nama yang melaksanakan tugas membeli makanan karywan serta anak magang maksiman 2 orang.kemudian pukul 12.00 siang juga melakukan kegiatan yang serupa. setelah saya mendapatkan urutan membeli makanan, saya segera meminta uang kepada karyawan dan anak magang serta menanyakan sarapan atau lauk yang diiginkan. Terkadang, membinggungkan saat apabila ada permintaan yang banyak dan juga mengembalikan uang kembaliannya. saya sendiri pernah menggunakan uang saku sendiri untuk mengembalikan uang kembalian, dikarenakan uang kembalianya kurang, padahal saaat pengumpulan uangnya pas. adanya permasalahan tersebut, saya lebih berhati-hati memegang uang dan menghitung dengan baik.
5. Pembuatan Project Magang
Saat masuk pertama magang, saya dan teman-teman STMIK Amik Riau diberikan tugas selama magang di Garuda Cyber Indonesia Pekanbaru berupa sebuah projek aplikasi mobile maupun website sebagai bahan pembelajaran setiap anak magang. diharapkan mencari tema aplikasi yang dibuat yang bermanfaat untuk perusahaan minimal 4 tema aplikasi. Setelah judul tema terkumpul, saya mengajukan proses penerimaan judul tema aplikasi oleh seorang IT Support yang memiliki wewenang atas pemilihan judul yang telah saya kumpulkan, kemudian tiap anak magang akan diberikan pembimbing (Mentor) agar pembuatan aplikasi sesuai dengan arahan pembimbing, yakni karyawan (Programmer) menjadi pembimbing saya.
Setiap satu minggu diwajibkan untuk menampilkan hasil pengerjaan kepada seorang IT Support. Hal ini dapat mengetahui anak magang mengerjakan projek mereka atau tidak serta ada kendala, biasanya show progress pada hari selasa dan jumat (Tergantung dengan IT Support bila ada waktu kosong). Hasil akhir dari aplikasi yang dibuat anak magang akan dipresentasikan kepada teman-teman sesama magang.
6. Turun lapangan
Setiap hari yaitu senin sampai jumat anak magang memiliki tugas untuk turun lapangan bertujuan menawarkan produk GCI, Garuda Kasir, Garuda Pay kepada konsumen. Semua anak magang akan mendapatkan giliran yang ditentukan oleh koordinator magang, turun lapangan mulai dari jam 12.00 siang hingga brosur habis diserahkan. Tetapi saat turun lapangan tidak mendapatkan uang saku, terkadang membuat anak magang menjadi malas. Pembagian brosur penawaran disebarkan beberapa toko, seperti toko harian, cafe, dan lain-lain.
Kelebihan
1. Bekerjasama Dengan Anak Magang
Kebiasan dari kegiatan yang diberikan kantor membuat saya menjadi nyaman untuk bekerjasama dengan anak magan lain. biasanya saya sendiri kurang menyukai kegiatan yang dilakukan banyak orang, tetapi pengalaman magang ini mengubah sudut pandang negatif menjadi positif. kegiatan piket, membeli sarapan karyawan, melakukan acara diperusahaan, hingga bermain futsal bersama merupakan pangalaman luar biasa yang belum saya dapatkan sebelumnya
2. Menjadi Lebih Berani Menawarkan Produk
Pertama kali saya turun lapangan bersama teman, saya menghindari melakukan penawaran langsung karena belum terbiasa berbicara kepada konsumen serta bagaimana menawarkan produk dengan baik. sayapun menyuruh teman saya terlebih dahulu melakukan penawaran. pengalaman ini, mengubah cara berbicara saya dengan orang terutama kepada pengusaha yang memiliki usaha.
3. Timbul Kesadaran Diri Terhadap Lingkungan Sekitar
Selama 6 bulan saya magang, merasakan dampak baik terhadap diri sendiri, yaitu mempunyai kesadaran terhadap lingkungan yang kotor terutama didalam perusahaan disebabkan oleh kegiatan piket dijadwalkan setiap hari. Terkadang anak magang hanya menyelesaikan tugas yang disuruh oleh koordinator magang mereka. disini saya adakalanya saat melihat sampah sayapun mensegerakan membuangnya. kebiasan ini bukan timbul ditempat magang saja, tetapi saya terapkan juga dilingkungan sekitar.
Kekurangan
1. Tidak Ada Gaji
Saya mengaku sebagai anak magang tidak mendapatkan gaji per bulan, saat saya melakukan kegiatan magang pada 25 Juli 2022 - 22 Desember 2022. Jadi saya tidak tahu, mungkin saja anak magang ditahun berikutnya berbeda dengan saya. apabila dipikirkan lagi, sebagai anak magang hanya menumpang perusahaan untuk menjadi sandaran tempat magang untuk memenuhui persyaratan mata kuliah. Adakalahnya juga anak magang mendapatkan makanan dan minuman gratis yang diberikan oleh perusahaan, maka dari itu saya tidak memandang terlalu negatif setelah saya bandingkan dengan pengalaman diberikan.
2. Tidak Bonus Uang Dari Hasil Penjualan
Saya pernah mendapatkan pelanggaran yang ingin membeli produk garuda kasir sampai konsumen memasang kasirnya ke toko, tetapi saya tidak mendapatkan sepersenpun, dikarenakan bukan saya yang memasang kasir. Bisa juga dibilang, anak magang harus pandai mendekati koordinator magang agar mendapatkan yang diiginkan. Sebaliknya, saya tidak terlalu dekat dengan koordinator magang, maka dari itu tidak tertarik untuk mengajak saya untuk memasang kasir bersama.
3. Cari Perhatian
Hal terpenting bagi siswa dan mahasiswa ketika magang adalah tahu bagaimana cara untuk mendapatkan hati karyawan agar nilai menjadi aman (Cari perhatian) dalam kegiatan positif. Pastikan juga setiap ada permintaan oleh koordinator magang diikuti saja agar membiasakan kebiasaan disekitar kantor.
4. Pilih Kasih
Selama saya magang, menemukan beberapa permasalahan terhadap anak magang yang melanggar peraturan. Bagi anak magang yang pandai mencari perhatian, pelanggaran menjadi ringan dan tidak pandai mendapatkan hati karyawan berlaku sebaliknya. Sehingga disini, membedakan satu sama lain dari segi komunikasi (Penjilat). Ini berlaku disemua tempat pekerjaan, serta lumrah ditemukan. Contoh, ada seorang siswa terlambat lebih dari 30 menit dengan alasan ada kegiatan sekolah.
5. Diadidayakan dan Dimanfaatkan
Memanfaatkan sesama merupakan hal yang lumrah terjadi dipekerjaan. tergantung bagaimana pola pikir anak magang tersebut memilah-milih informasi yang didapatkan. Saat Morning Briefing ada seorang karyawan yang mengatakan "Terima kasih kepada anak magang yang telah membantu dan kami memanfaatkan kalian" kurang lebih seperti itu ucapannya, membuat anak magang merasa kesal serta sedih. Namun, saya memikirkan kalimat tersebut, kemudian memandang hari-hari yang telah berlalu selama magang. Saya mendapatkan arti dari kalimat tersebut artinya saya tidak merasa rugi telah magang ditempat itu, karena mendapatkan pengalaman yang belum tentu bisa terulang kembali.
Demikianlah, cerita pengalaman magang saya di Garuda Cyber Indonesia Pekanbaru dengan keluh kesah yang dialami serta pengalaman yang tidak dapat dilupakan. Terima Kasih.

Komentar
Posting Komentar