Langsung ke konten utama

Akhirnya Wisuda

Tanggal 29 Agustus 2024 saya melaksanakan wisuda di Universitas Sains Teknologi Indonesia yang dulunya bernama STMIK Amik Riau. Tahun 2017 saya masuk lulus tahun 2024. Saya belum bisa terbayang dahulunya saya bisa menjadi wisudawan. Duduk, saya berpikir lulus perguruan tinggi sama dengan kelulusan SMK. Per semester terus berjalan hingga menyadari lingkungan kuliah harus menjadi mandiri dalam ikutserta mencari nilai yang baik. Disisi lain saya awal semester masih menjadi seorang pemalas. Berbagai macam permasalahan yang dihadapi hingga masalah mental cukup menguras daya pikir sehingga mendapatkan pengalaman yang belum pernah yakni penelitian dan menyusun skripsi. Di dalam benak saya tidak ingin mengikuti acara wisuda, karena jenuh dengan seremonial formal yang dilaksanakan. Tetapi orang tua saya yakni bapak memerintah saya mengikuti acara tersebut dalam benaknya sebagai kenangan bersama anaknya. Dari pada membuat dia menggerutu alangkah baiknya mengikuti perintah.       Ac...

Keluh Kesah Mahasiswa Terhadap Dosen Part 1

Pada saya semester 3 (2021/2022), saat itu saya mengambil mata kuliah algoritma dan pemrogramman. ke inginan saya untuk mendalam pembelajaran tentang algoritma & pemograman dengan jelas, tetapi menurut saya, tidak masuk akal dengan apa yang dipelajari dalam mata kuliah tersebut. kenapa tidak masuk akal kata saya ?

Keluh Kesah Mahasiswa Terhadap Dosen

Karena, pembelajaran tidak terstruktur yang diberikan dosen tersebut. sehingga banyak mahasiswa maupun mahasiswi kebingungan apa yang dijelaskan si dosen. hal ini wajar, namanya pertama kali belajar tentu saja binggung. ditambah lagi urutan pembelajaran tidak sesuai juga.

Pertemuan pertama mata kuliah algoritma & pemograman, di kasih penjelasan tentang flowchart dengan penjelasan berbentuk video. divideo itu, dijelaskan dasar-dasarnya sangat singkat, saya tau, sebagai mahasiswa/i kita harus mandiri belajar, tetapi pecuma dong kalau punya dosen yang menjelaskannya sangat singkat dan diakhiri dengan tugas.

Pembelajaran ini masih terjadi adanya korona 19 diindonesia, sehingga pelajaran menjadi online semua. beberapa minggu kemudian, yaitu minggu 3, sudah bisa dilaksakan pembelajaran offline (datang langsung ke kampus). tetapi mata kuliah yang saya ikuti ini tidak kunjung mau melaksanakan pembelajaran offline, tidak tau kenapa alasannya tidak diberi tau, yang penting masih online pelajarannya maupun tugas.

Saya tau tugas dosen itu banyak dan sibuk setiap harinya, tetapi kewajiban mengajar mahasiswa/i itu wajib, kerena sudah ada jadwalnya dan di pertanggung jawabkan. pecuma saja, dikasih video singkat pembelajaran di setiap pertemuan, tetapi tidak ada sesi tanya jawabnya.

Sudah tau, kalau tanya jawab di whatsapp, orang-orang tidak mau alias malas dan kurang mengerti nanti jawabannya, karena matkulnya ada prakteknya. saya beri contoh, jika mahasiswa/i masuk online, otomatis akan terjadi praktek bukan ? nah, disanalah peran dosen untuk menjelaskan dengan baik dan mengkoreksi yang salah di setiap mahasiswa/i-nya. kuncinya interaksi sesama saja, sehingga tercipta diskusi permasalah yang ingin dipecahkan setiap pertemuannya.

Quis & Uts

Pada pertemuan 11/12, akan diadakan latihan quis dan uts. disini uniknya, kalau quis dan uts dilaksanakan secara offline (datang kekampus). pertemuan sebelumnnya online semua, sehingga membuat ekstrak belajar.

Soal yang diberikan adalah tentang pemograman c++, tugasya membuat program dengan c++ tersebut. disinilah dosen memberi waktu 90 menit untuk mengerjakan tugas, si dosen tersebut, mengambil yang paling cepat mengumpulkannnya sehingga semua mahasiswa/i pun beradu keahlian mereka, ada yang menyontek, ada ngerjakan sendiri, ada yang liat google, dan masih banyak lainnya.

setibanya akhir waktu 90 menit, hanya 3/4 orang yang telah menyelesaikan tugas mereka, selebihnya masih berusaha dan ada yang belum siap juga. jadi si dosen mengakhiri pertemuan quis & uts, hanya mengambil nilai 3/4 orang yang sudah mengumpulkan.

Disini lah saya agak konta dengan si dosen, bukan hanya saya saya, mungkin ada beberapa mahasiswa/i yang kecewa karena tidak dinilai hasil pengerjaannya, walaupun belum selesai. dosen itu seperti tidak menghargai hasil jerih payah mahasiswa/i.

Setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, termasuk cara mengerjakan tugas, ada yang lambat, ada yang sedang, maupun yang cepat. setidaknya nilai saja apa yang telah dikerjakan mahasiswa/i walaupun belum siap semua tugasnya.

Akhir kata si dosen "akan mengadakan uts/quis ulangan lagi, tetapi belum ditentukan kapan" loh ? seharusnya menjadi dosen itu harus sudah menyiapkan kapan hari sebelum terjadi kejadian seperti ini. jadi mahasiswa/i binggung semua.

Demikianlah, keluh kesah mahasiswa terhadap dosen part 1 ini, saya menulis ini untuk sejarah kehidupan saya sendiri, agar tidak terlupakan. saya akan menulis keluh kesah mahasiswa berikutnya. Terima Kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Magang Di PT.Garuda Cyber Indonesia Pekanbaru

     Pada 25 Juli 2022 saya memulai magang di PT.Garuda Cyber Indonesia Pekanbaru hingga 22 Desember 2022 sebagai mahasiswa STMIK Amik Riau yang mengikuti program magang kampus sebagai persyaratan melanjutkan semester 8, yaitu membuat skripsi. magang adalah sebuah kegiatan pekerjaan di sebuah perusahaan atau tempat kerja yang bergunakan untuk memperkenalkan lingkungan pekerjaan kepada mahasiswa dalam jangka waktu tertentu (3-6 Bulan). penyebutan kata magang biasanya ditunjukkan kepada perguruan tinggi. ini merupakan kedua kalinya saya melakukan kerja praktek, yakni SMK dan Perguruan Tinggi. Sebelum tanggal pelaksanaan magang, saya melengkapi surat persyaratan magang, kemudian mengantarkannya ke lokasi tempat magang dan melakukan wawancara bersama ketua koordinator magang PT.Garuda Cyber Indonesia.         Isi Wawancaranya Bang A "Perkenalkan diri serta kelebihan yang diunggulkan, Kenapa kamu memilih Garuda Cyber Indonesia sebagai tempat magang?, D...

Pertama Kali Mengungkapkan Cinta Kepada Seorang Wanita

Pada tahun awal 2018, lebih tepatnya di bulan januari, saat itu saya duduk dibangku kuliah semester 1 naik ke semester 2. saya memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaan saya kepada seorang yang saya suka alias cinta. saya tidak tahu kenapa saya bisa berani mengatakan hal yang sensitif tersebut kepada lawan jenis saya, tentu saja itu ada sebabnya saya berani mengutarakan perasaan saya dengan melalui pengungkapan. sebabnya adalah ada seorang teman dekat saya saat itu yang mengajak taruhan untuk mengungkapkan perasaan kita bersama kepada orang yang kita sukai di dalam kelas. Hanya sebuah permainan supaya mendapatkan hiburan semata, malah kita beneran sukai kepada orang tersebut. kalau saya sendiri (penulis) sebenarnya telah menyukai wanita tersebut, sebelum adanya taruhan/permainan yang diadakan oleh teman saya. saya sukai dengan wanita itu, karena sifatnya yang lasak (banyak gerak atau banyak bicara kepada temannya), saya mengingatkan dengan ibu saya yang sudah lama meninggal saat s...